Iklan

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (Pkm) Pgpaud 2018

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (Pkm) Pgpaud 2018
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Program pengajaran yaitu suatu planning pelaksanaan proses berguru mengajar yang didasarkan atas pertimbangan tujuan yang ingin dicapai, bahan, metode, alat, alokasi waktu dan penilaian semoga anak menguasai proses berguru dan hasil berguru yang optimal. Peningkatan kualifikasi pendidikan guru diharapkan bisa meningkatkan kemampuan profesional mengajar. 

Guru dalam hal ini sangat penting dilakukan mengingat profesi mengajar merupakan pekerjaan yang tidak gampang dilakukan. Dalam mengajar terkandung kemampuan menganalisis kebutuhan anak, mengambil keputusan yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien mengaktifkan anak melalui motivasi, mengevaluasi hasil belajar, merefisi pembelajaran semoga lebih efektif. Mengajar merupakan kegiatan managerial yang harus dilakukan secara profesional. Sebab yang anak terima dalam pembelajaran sanggup mempengaruhi perkembangan dan sikap mereka dalam kehidupan selanjutnya.

Kemampuan mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi penerima didik yaitu kompetensi dasar yang harus dimiliki guru. Mengajar merupakan suatu keahlian professional seseorang yang harus dibuat melalui sebuah proses yang terpola dengan baik dan sistematis, yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang mantap.

Peningkatan kemampuan mengajar merupakan suatu proses pembentukan ketrampilan yang dilandasi oleh pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang mantap yang diharapkan telah terbentuk menempuh banyak sekali mata kuliah. proses pembentukan ketrampilan lebih-lebih ketrampilan mengajar haruslah dilakukan secara sedikit demi sedikit dan sistematis, sehingga penguasaan ketrampilan sanggup dipantau secara sedikit demi sedikit dan sistematis pula.

Melalui mata kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM), guru yang menjadi mahaanak S1 PGPAUD dibekali dengan kemampuan mengelola pembelajaran secara efektif. Kompetensi yang diharapkan pada mata kuliah ini semoga mahaanak bisa meningkatkan profesionalismenya sebagai seorang pengajar dan pendidik. 

Seorang guru harus bisa mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukannya untuk melihat dan memperbaiki kelemahan dalam pembelajaran yang disampaikan kepada penerima didik. Untuk itulah kegiatan refleksi sangat diperlukan. Refleksi yaitu kegiatan berfikir dan berdialog dengan diri sendiri ihwal sikap mengajar yang telah, sedang, dan yang telah dilakukannya. Dengan melaksanakan refleksi kesalahan dalam proses pembelajaran akan cepat dianalisis dan diperbaiki sehingga hasil berguru anak meningkat.

B. Tujuan Mengikuti PKM
Adapun tujuan dalam mengikuti Mata Kuliah PKM, yaitu :
1. Syarat yang harus ditempuh dalam menuntaskan Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar.
2. Untuk memperbaiki kesalahan teoritis melalui temuan praktik langsung.
3. Untuk meningkatkan kualitas Mahaanak dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien.
4. Untuk meningkatkan kualitas Mahaanak dalam keguruan sebagai pendidik yang mempunyai pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi.

C. Manfaat Mengikuti PKM
Mengajar merupakan kegiatan manajerial yang harus dilakukan secara profesional. Untuk mencapai kompetensi tersebut, mahaanak dilatih dan dibekali melalui praktek PKM sehingga mahaanak mempunyai kebiasaan dan kemampuan menyelenggarakan kegiatan pembelajaran mulai dari mempersiapkan, merancang, melaksanakan, mengevaluasi, dan memperbaiki pembelajaran di sekolah menurut keilmuan bidang studi dan kependidikan keguruan yang sanggup dipertanggungjawabkan.
Dari kegiatan praktek PKM yang dilakukan mahaanak sanggup memetik manfaat, sebagai berikut :
1. Memiliki penganlaman dalam menerapkan banyak sekali pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh melalui praktek tindak mengajar.
2. Mempunyai kemampuan untuk menilai kekuatan dan kelemah diri sendiri dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.
3. Memiliki kemampuan untuk menganalisa karakteristik dan kebutuhan berguru anak.
4. Memiliki kemapuan untuk menyusun RKH dengan memeperhatikan karakteristik kebutuhan anak
5. Terbiasa dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dengan mengacu pada RKH.
6. Terbiasa mengambil keputusan dan melaksanakan perbaikan pembelajaran derdasarkan kaidah-kaidah keilmuan yang sanggup dipertanggungjawabkan kebenaranya.

D. Manfaat Melakukan Refleksi Diri
Manfaat yang sanggup diambil dari melaksanakan refleksi pembelajaran yang dilakukan seorang guru yaitu sebagai berikut :
1. Memberikan kesempatan kepada seorang guru untuk melihat kelebihan dan kelemahan dalam proses mengajarkan materi kepada penerima didik, apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki.
2. Memberikan masukan kepada diri sendiri untuk meningkatkan kualitas mengajar yang dimiliki semoga lebih baik serta memperbaiki kelemahan yang ada:
3. Membantu guru memahami, menguasai dan mencapai kemampuan yang secara psikologis lebih baik, sebagai dasar kualitas dalam proses berguru mengajar.

BAB II
TEMUAN-TEMUAN DALAM PEMBELAJARAN
1. Pertemuan 1
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan menebalkan kata bendera, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.

b. Penyebab kelemahan alasannya yaitu :
Pada kegiatan menebalkan kata bendera, cara menjelaskan pelaksanaan kegiatan terlalu cepat sehingga masih banyak bawah umur yang kebingungan dalam mengerjakan tugas.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan menghitung gambar bendera.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Saya menerapkan pendekatan tematik terpadu dan menarik terutama dalam mengajarkan kepada bawah umur ihwal menghitung gambar bendera. Selain bawah umur menyukainya cara ini juga sanggup menyebarkan kognitif anak.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata ada salah satu anak yang tiba terlambat dan takut masuk kelas.

f. Rencana saya berikutnya yaitu :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara perlahan. Selain itu saya akan tetap memakai pendekatan tematik terpadu.
2. Pertemuan 2
a. Kelemahan yang saya temukan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan mengambarkan huruf huruf dari kata perisai burung garuda, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.

b. Kelemahan tersebut terjadi alasannya yaitu :
Pada kegiatan mengambarkan huruf huruf dari kata perisai burung garuda, kegiatan pengembangan terjadi dalam iklim yang tidak kondusif.

c. Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan mewarnai gambar perisai burung garuda.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Saya memakai ragam kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata ada salah satu anak yang sudah arif berhitung sehingga sanggup membantu teman-temannya yang belum mengerti.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya :
Rencana saya akan mengkondisikan kelas semoga lebih kondusif. Selain itu, saya kana tetap menerapkan ragam kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak.

3. Pertemuan 3
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan bercerita, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.


b. Penyebab kelemahan alasannya yaitu :
Pada kegiatan bercerita, cara menjelaskan pelaksanaan kegiatan terlalu cepat sehingga masih banyak bawah umur yang kebingungan pada ketika mengerjakan tugas.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan mewarnai gambar garuda.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Menggunakan waktu pembelajaran secara efisien.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu : 
Ternyata ada salah satu anak yang tidak membawa alat untuk mewarnai namun ada temannya yang dengan bahagia hati mau meminjamkannya.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara perlahan dan mengambarkan perhatian serta sikap bersahabat, terbuka dan penuh pengertian kepada anak.

4. Pertemuan 4
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan menyebutkan kata bendera, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.

b. Penyebab kelemahan alasannya yaitu :
Pembelajaran belum berorientasi pada kebutuhan anak.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan menggambar bendera.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Menggunakan prinsip bermain sambil berguru atau berguru seraya bermain.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata ada salah satu anak yang resah ketika menghubungkan gambar bendera dengan tiang bendera sehingga mengundang tawa bawah umur lainnya.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya yaitu :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan anak.

5. Pertemuan 5
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan menyebutkan huruf, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.

b. Kelemahan tersebut terjadi alasannya yaitu :
Pelaksananaan kegiatan yang tidak sistematis.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan menyusun puzzle.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Peka terhadap kesalahan berbahasa anak.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata ada salah satu anak mengantuk sehingga mengundang tawa bawah umur lainnya.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara sistematisdan logis.

6. Pertemuan 6
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan menyebutkan huruf, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.

b. Kelemahan tersebut terjadi alasannya yaitu :
Pada kegiatan menyebutkan huruf, cara menjelaskan pelaksanaan kegiatan terlalu cepat sehingga masih banyak bawah umur yang kebingungan pada ketika mengerjakan tugas.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan menyusun puzzle.

d. Penyebab kelebihan alasannya yaitu : 
Saya menerapkan taktik yang bervariasi dan menarik terutama dalam mengajarkan kepada bawah umur ihwal menyusun puzzle. Selain bawah umur menyukainya cara ini juga membantu anak dalam berfikir memecahkan masalah.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu : 
Ternyata ada salah satu anak yang selesai mengerjakan kiprah lebih cepat.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya yaitu :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara perlahan dan memakai media yang lebih sesuai dengan usia anak. Selain itu saya akan tetap memakai kegiatan yang bervariasi.

7. Pertemuan 7
a. Kelemahan selama proses pembelajaran yaitu :
Dalam kegiatan menyebutkan huruf vokal, bawah umur tampak merasa bosan sehingga mereka mengerjakan dengan lambat dan banyak yang tidak selesai.
b. Kelemahan tersebut terjadi alasannya yaitu :
Pada kegiatan menyebutkan huruf vokal, kegiatan berlangsung secara klasikal dan didominasi oleh guru sehingga bawah umur kesulitan pada ketika menuntaskan tugas.

c. Kelebihan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan membilang lambang sila pancasila.

d. Penyebab kelebihan saya alasannya yaitu :
Saya menerapkan taktik yang bervariasi dan menarik terutama dalam mengajarkan kepada bawah umur ihwal membilang lambang sila pancasila. Selain bawah umur menyukainya cara ini juga menanamkan sikap cinta tanah air..

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata hampir semua anak sanggup menuntaskan kiprah sempurna waktu.

f. Rencana proses pembelajaran berikutnya :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara perlahan, penataan kelas yang variatif, serta mengadakan tanya jawab dengana anak-anak. Selain itu saya akan tetap memakai kegiatan yang bervariasi.

8. Pertemuan 8
a. Kelemahan saya selama proses pembelajaran yaitu :
Pada pertemuan kedelapan ini tidak di temukan duduk masalah yang cukup berarti, semua bawah umur bisa menyelasikan kiprah yang diberikan dengan baik dan sempurna waktu.

b. Kelemahan tersebut terjadi alasannya yaitu :
-

c. Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran yaitu :
Anak-anak merasa bahagia terutama pada kegiatan mewarnai gambar.

d. Kekuatan tersebut terjadi alasannya yaitu :
Penataan kelas dilakukan secara variatif, mengadakan tanya jawab dengan anak-anak, sehingga bawah umur tidak merasa bosan.

e. Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran yaitu :
Ternyata semua anak sanggup menuntaskan kiprah dengan baik dan sempurna waktu.

f. Rencana saya berikut yaitu :
Rencana saya akan melaksanakan pelaksanaan kegiatan secara perlahan dan memakai media yang lebih sesuai dengan usia anak. Selain itu saya akan tetap memakai kegiatan yang bervariasi.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Secara umum kelemahan proses pembelajaran yang saya lakukan yaitu :
Dalam kegiatan menyusun puzzle, kegiatan pengembangan belum berjalan efektif, kelas masih ribut, bawah umur sering keluar masuk kelas.

2. Secara umum penyebab kelemahan proses pembelajaran yaitu :
Puzzle yang dipakai tidak sesuai dengan jumlah penerima didik, sehingga mereka harus bergantian dalam melaksanakan kegiatan ini.

3. Secara umum kelebihan proses pembelajaran yang saya lakukan yaitu :
Mampu mengaitkan tema yang sedang dipelajari dengan lingkungan sekitar serta merangsang anak untuk berfikir memecahkan duduk masalah melalui penugasan yang berlapis dan berulang.

4. Secara umum penyebab kelebihan proses pembelajaran yaitu :
Memanfaatkan benda-benda dilingkungan sekolah yang sesuai dengan tema pembelajaran. Hal ini menciptakan anak bisa mengenal benda-benda di lingkungan sekitar serta menanamkan sikap cinta tanah air.

5. Secara umum perbaikan pembelajaran yang telah dilakukan yaitu :
Merancang kegiatan pengembangan, melaksanakan kegiatan pengembangan menurut RKH yang telah disusun, melaksanakan refleksi, melaksanakan kegiatan pengembangan, serta memanfaatkan temuan hasil refleksi untuk perbaikan kegiatan berikutnya.

B. Saran
1. Guru harus bisa memahami karakteristik penerima didik.
2. Guru harus bisa memahami cara berguru anak usia dini.
3. Guru harus bisa memahami kemampuan awal penerima didik termasuk kesulitan-kesulitan berguru yang dihadapi.
4. Menggunakan metode dan media pembelajaran yang sesuai tingkat kebutuhan anak usia dini.
5. Rencana Kegiatan Harian (RKH) disusun secara berurutan dan operasional dari mulai masuk kelas hingga kegiatan penutup.
DAFTAR PUSTAKA
Masitoh, dkk. 2009. Kurikulum dan Bahan Belajar TK. Jakarta : Universitas Terbuka.

Nugraha, Ali. 2010. Panduan Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM). Jakarta : Universitas Terbuka.

Nurbiana, Dhieni, dkk. 2008. Metode Pengembangan Sosial Emosional. Jakarta : Universitas Terbuka. 

Otib, Hidayat. 2008. Strategi Pembelajaran TK. Jakarta : Universitas Terbuka.

Rachmawati. 2008. Metode Pengembangan Moral dan Nilai-nilai Agama. Jakarta : Universitas Terbuka.

Sujiono, dkk. 2008. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta : Universitas Terbuka. 

Waseso, dkk. Metode Pengembangan Seni. Jakarta : Universitas Terbuka.

Widia, Pekerti, dkk. 2009. Metode Pengembangan Fisik. Jakarta : Universitas Terbuka.
Share This :